Rabu, 28 Desember 2011

kacang panjang, kacang yg panjaaaaang skali, bukan bgitu tman-tman?haha



KACANG PANJANG


Kacang panjang (Vigna sinensis) termasuk dalam famili Papilionaceae yang tergolong tanaman semusim (annual) berbentuk perdu yang bersifat membelit atau setengah membelit1. Tanaman ini tumbuh menjalar atau merambat. Batangnya panjang, liat dan sedikit berbulu serta berbuku-buku hampir tidak jelas. Daun melekat pada tangkai daun yang agak panjang. Daun berwarna hijau muda sampai hijau tua2.  Daunnya berupa daun majemuk, terdiri  dari tiga helai dengan bunga berbentuk kupu-kupu1. Bunga terletak pada ujung tangkai yang panjang dan warna bunga bervariasi antara putih, kuning atau biru2. Buah kacang panjang berbentuk polong yang ukurannya bulat, panjang, ramping dan panjangnya antara 10 – 80 cm. Buahnya waktu muda berwarna hijau, hijau keputih-putihan, putih, dan kemerah-merahan namun setelah tua berwarna putih kekuning-kuningan atau hijau kekuning-kuningan kemudian kering. Buah yang masih muda mudah patah, sedangkan sesudah tua menjadi liat1. Biji kacang panjang bentuknya bulat agak memanjang dan pipih, ditengahnya terdapat bintik merah tua atau hitam atau belang-belang2.
            Bagian yang dapat dikonsumsi dai tanaman ini adalah buah,biji dan daun mudanya1. Baik buah maupun daunnya cukup banyak mengandung zat gizi yang diperlukan tubuh. Kacang-kacangan berperan penting dalam penyediaan sumber protein nabati bagi manusia. Kebutuhan protein bagi manusia tidak dapat disediakan hanya dari protein hewani saja, tetapi juga protein nabati3.
            Kacang panjang tergolong tanaman sayur dari jenis kacang-kacangan dimana hasilnya dipanen dalam bentuk polong muda. Polong muda kacang panjang banyak mengandung vitamin A, B dan vitamin C, sedangkan bijinya yang sudah tua mengandung protein cukup tinggi (17-23 persen). Kacang panjang mengandung protein 2,7 gram , lemak 0,3 gram, karbohidrat 7,8 gram, dan menghasilkan 34 kilo kalori untuk setiap 100 gram bahan berat bersih4.
            Kacang panjang merupakan sumber vitamin dan mineral,dengan demikian komoditi ini merupakan sumber protein nabati yang cukup potensial. Pada tabel berikut diuraikan kandungan gizi pada polong, biji, dan daun kacang panjang3.
Komposisi Gizi
Kandungan Gizi
Daun
Polong2
Polong muda
Biji kering
Kalori (kal)
34,00*)
44,00
50,00**)
357,00*)
Protein (gr)
4,10
2,70
3,70
17,30
Lemak (gr)
0,40
0,30
0,30
1,50
Karbohidrat (gr)
5,80
7,80
8,50
70,00
Serat (gr)
-
2,80
2,80
-
Abu (gr)
-
0,80
0,80
-
Kalsium (gr)
134,00
49,00
114,00
163,00
Fosfor (mg)
145,00
347,00
65,00
437,00
Zat Besi (mg)
6,20
0,7
1,10
6,90
Natrium (mg)
-
1,00
1,00
-
Kalium (mg)
-
216,00
216,00
-
Vitamin A (SI)
5.240,00
335,00
1.035,00
-
Vitamin B1 (mg)
0,28
0,13
0,17
0,57
Vitamin B2 (mg)
-
0,13
0,10
-
Vitamin C (mg)
29,00
21,0
36,00
2,00
Niacin (mg)
-
1,10
1,10
-
Air (mg)
88,30
88,50
-
12,20
Bagian yang dapat dimakan2
65,0
75,00
75,00
100,00
Sumber : Daftar Komposisi Bahan Makanan, Depkes 19903
 *) Direktorat Gizi Depkes RI (1981)2
 **) Food and Nutrition Research Center, Handbook No.1, Manila (1964)2
Kacang panjang merupakan saturan yang dapat diolah menjadi berbagai macam masakan, misalnya sayur asem, sayur lodeh, dan gado-gado. Selain itu, dapat juga dimakan mentah sebagai lalapan. Rasanya yang enak, renyag dan gurih menyenbabkan sayuran ini banyak disukai oleh konsumen di desa ataupun di kota. Selain itu, harganya pun dapat dijangkau oleh berbagai kalangan masyarakat3.
Selain polongnya, daun kacang panjang juga dapat disayur. Bagi wanita yang sedang menyusui dianjurkan untuk mengonsumsi daun kacang panjang karena dapat bermanfaatuntuk memperlancar air susu ibu (ASI)3.
Seperti tanaman Papilionaceace lainnya, kacang panjang mempunya akar berbintil yang dapat mengikat nitrogen (N) bebas dari udara yang bermanfaat menyuburkan tanah1. Pada akar tanaman tersebut terdapat bakteri Rhizobium sp. Bakteri ini dapat menangkap unsur nitrogen bebas dari udara kemudian merubahnya menjadi bentuk yang dibutuhkan tanaman3. Nitrogen tersebut kemudian dibentuk nodula-nodula (bintil-bintil) akar2. Di Cina dan India, kacang panjang juga digunakan sebagai tanaman penutup tanah untuk mencegah erosi dan dapat dijadikan bahan dasara dalam pembuatan pupuk hijau4.
Pembudidayaan kacang panjang cukup mudah. Tanaman ini dapat hidup baik di dataran rendah maupun dataran tinggi. Penanamannya pun dapat dilakukan sepanjang tahun, baik di musim hujan maupun musim kemarau3. Pertumbuhan tanaman ini tidak terbatas padakeadaan lingkungan selama memungkinkan untuk tumbuh4.
Kacang panjang biasanya ditanam di sawah sebagai tanaman sela setelah menanam padi atau di pematang sawah, jarang diusahakan secara khusus3. Di Indonesia biasanya ditanam di pematang sawah, di tegalan, dan pekarangan1. Merupakan tanaman selingan antara tanaman jagung dan tanaman palawija4. Walaupun demikian komoditi ini cukup berpeluang untuk diusahakan secara komersial karena memiliki banyak kelebihan. Untuk menanamnya tidak dibutuhkan lahan yang luas, pemeliharaannya mudah, resiko kegagalan kecil, dan keuntungan yang diperoleh cukup lumayan3.
Kacang panjang termasuk tanaman berumur pendek, satu musim tanam sekitar 3-3,5 bulan. Pemanenan sudah dapat dilakukan ketika tannaman berumur 45 hari. Pemanenan buahnya tidak sekaligus, tetapi dilakukan secara bertahap. Dari lahan seluas 1 hektar dapat dihasilkan 4-9ton polong muda. Bahkan produksinya dapat lebih tinggi lagi, misalnya di Purwokerto varietas usus hijau dapat mencapai 15ton/ha3.
Di Indonesia, berdasarkan data BPS tahun 1990 produksi kacang panjang sebanyak 194.690 ton dengan areal panen 98.176 ha. Dengan demikian produktivitas rata-ratanya 1,9ton/ha. Pada tahun 1991 produksi kacang panjang meningkat menjadi 222.672 ton dengan luas areal penanaman 100.768 ha sehingga produksi rata-rata 2,2 ton per hektar. Jadi, produktivitasnya masih rendah. Untuk meningkatkan produksi kacang panjang diperlukan teknik budi daya yang lebih baik3.
Salah satu hal yang menarik dari usaha tani kacang panjang adalah permintaan pasarnya yang cukup tinggi. Pasar mampu menyerapnya, sekalipun produksi meningkat pada saat panen. Dipandang dari sudut ekonomi komoditi ini masih mempunyai kekuatan pasar yang cukup besar. Selain terbuka peluang untuk pasar lokal atau dalam negeri, masih terbuka pula peluang ekspor. Dengan demikian, kacang panjang mempunyai prospek yang cukup baik untuk diusahakan3.
MENGENAL KACANG PANJANG
Kacang panjang sudah lama dikenal di Indonesia, tetapi kacang panjang bukan tanaman asli Indonesia. Daerah aslinya adalah India dan Afrika Tengah, kemudian menyebar ke Asia Selatan3. Tanaman ini tumbuh menyebar di daerah-daerah Asia Tropika sehingga banyak dikenal jenis-jenis lokal sesuai dengan keadaan lingkungan tempat tumbuhnya. Di Indonesia dikenal berbagaiu jenis lokal hasil seleksi petani secara tradisional3.
Di daerah-daerah Jawa kacang panjang disebut juga kacang lanjaran, sedangkan di daerah Pasundan disebut kacang turus. Berbagai negara mempunyai nama yang berbeda-beda untuk kacang panjang. Sebagai contoh, di Cina kacang panjang disebut taukok, di Filipina disebut sitao, di Malaysia disebut kachang panjang/ kachang belut, di Jepang disebut jurokusasage, sedangkan di Thailand disebut paythenkai. Di Amerika atau di pasaran internasional disebut yardlong bean atau asparagus bean3.
KLASIFIKASI DAN BOTANI
Divisi              : Spermatophyta
Kelas              : Angiospermae
Subkelas       : Dicotyledonae
Ordo               : Rosales
Famili                         : Papilionaceae/ Leguminosae
Genus            : Vigna
Spesies          : Vigna sinensis (L.) Savi ex Hassk
                          Vigna sinensis ssp. Sesquipedalis 3
Adapun varietas-varietas lainnya adalah Vigna sinensis-sinensis,Vigna sinensis unguiculata dan Vigna sinensis sesquipedalis. Dari varietas Vigna sinensis sesquipedalis yang telahditanam adalah varietas lokal Petir dan varietas lokal Depok. Varietas lokal Petir dapat menghasilkan jumlah polomng sedikit tetapi berukuran panjang sehingga lebih disukai konsumen. Sebaliknya varietas lokal Depok menghasilkan jumlah polong banyak tetapi mempunyai ukuran pendek4.
            Kacang panjang merupakan tanaman perdu semusim. Daunnya majemuk, tersusun atas tiga helai. Batangnya liat dan sedikit berbulu. Akarnya mempunyai bintil yang dapat mengikat nitrogen yang bermanfaat menyuburkan tanah. Bunga kacang panjang berbentuk kupu-kupu. Ibu tangkai bunga keluar dari ketiak daun. Setiap ibu tangkai bunga mempunyai 3-5 bunga. Warna bunganya ada yang putih, biru atau ungu. Bunga kacang panjang menyerbuk sendiri. Penyerbukan silang dengan bantuan serangga dapat juga terjadi dengan kemungkinan 10 persen3.
            Tidak setiap bunga menjadi buah, hanya 1-4 bunga yang dapat menjadi buah.  Buah berbentuk polong bulat  panjang dan ramping. Panjang polong sekitar 10-80cm, warna polong muda hijau sampai hijau keputihan. Setelah tua warna polong putih kekuningan. Polong yang muda sifatnya renyah dan mudah patah, setelah tua polong menjadi liat. Pada satu polong dapat berisi 8-20 biji kacang panjang3.
           
                                    JENIS-JENIS KACANG PANJANG
             Tanaman kacang panjang yang dibahas disini adalah Vigna sesquipedalis yang tumbuhnya merambat dan perlu diberi turus atau lanjaran. Hal ini untuk membedakannya dari kacang tunggak ( Vigna unguiculata) yang hanya berbeda subspesies. Untuk membedakan kacang tunggak dari kacang panjang dapat dilihat dari cara tumbuh dan penggunaan hasilnya. Kacang tunggak tumbuh tegak, tidak merambat, dan tidak menggunakan turus. Selain itu, polongnya tidak mudah dipatahkan dan diambil setelah tua3.
            Sumber genetik (plasma nutfah) tanaman kacang panjang dan kacang-kacangan lainnya memiliki banyak spesies yang tersebar luas diberbagai kawasan di dunia. Para pakar botani dan pertanian mencatat 170 spesies terdapat di Afrika, 22 spesies di India, 16 spesies di Asia Tenggara, juga beberapa spesies di kawasan Amerika dan Australia2.
Dari keragaman jenis atau spesies kacang panjang, secara umum kacang panjang dapat digolongkan menjadi dua tope pertumbuhan, yaitu :
1.            Kacang Lanjaran yang bersifat membelit (tipe merambat)
2.            Kacang panjang bukan lanjaran dan tidak membelit ( tipe tegak)1
1.Kacang Lanjaran yang bersifat membelit
            Sifat umum dari jenis ini adalah membelit pada lanjaran atau tajar5. Yang dimaksud lanjaran adalah tonggak yang dibuat dari bambu atau kayu untuk tempat membelit1. Kacang lanjaran ada dua macam, yaitu : Kacang lanjaran biasa dan Kacang usus
a.    Kacang lanjaran biasa
Tanaman ini memiliki ciri-ciri batang panjang sekali dan membelit pada lanjaran, panjang buahnya kira-kira 40cm4. Pada waktu masih muda berwarna  hijau atau kemerah-merahan namun setelah tua menjadi putih atau putih kekuning-kuningan. Bentuk buahnya (bijinya) bulat panjang , ada kalanya sedikit melengkung agak pipih. Warna bijinya bermacam-macam, ada yang putih,cokelat,kuning, dan kuning kemerah-merahan . Besar bijinya antara 5-6 mm x 5-9mm1. Beberapa kultivar jenis ini antara lain lokal cidiwey dan lokal subang3. Kacang panjang lanjaran biasa jenisnya Vigna sinensis var.sesquipedalis (Stickin) Savi ex Heask2.
b.    Kacang panjang usus hijau
Kacang panjang usus mempunyai ciri-ciri batang yang sama seperti kacang panjang biasa, tetapi buah/polongnya panjang sekali (menyerupai usus) hingga mencapai 80cm. Polong yang muda berwarna hijaun keputih-putihan dan setelah tua berwarna putih kekuningan. Warna bijinya putih(blorok) atau putih berbelang-belang ,belang merah(putih beronda merah). Besar bijinya antara 5-6mm x 8-9mm1. Daun agak tebal, bunga berwarna agak ungu dan rasa buahnya renyah serta manis5. Beberapa kultivar jenis ini antara lain usus putih, usus hijau subang, dan usus hijau purwokerto3.

2.Kacang Panjang bukan lanjaran dan tidak membelit
            Kacang jenis ini ada tiga macam :
a.    Kacang Tunggak ( Vigna unguiculata (L.) Walp )
Tanaman Kacang tunggak berasal dari Afrika. Di Afrika barat kacang tunggak dimanfaatkan sebagai sayuran. Penyebaran tanaman kacang tunggak meluas ke Asia, diantaranya India dan Thailand. Kerabat dekat tanaman kacang tunggak ditemukan pula di Abissina, Eritrea, dan Somalia. Saat ini , penanaman kacang tunggak meluas ke daerah-daerah tropis dan subtropis6.
Di Indonesia, tanaman kacang tunggak sudah lama dikenal dan ditanam oleh petani. Pada umumnya,penanaman kacang tunggal dilakukan di lahan kering (tegalan) dan pematang sawah sebagai selingan. Daerah potensial bagi pengembangan kacang tunggak antara lain adalh Pantai Utara Jawa, Kawasan Indonesia Timur,dan Sulawesi Selatan. Selain itu, kacang tunggaj juga dapat dikembangkangkan di daerah transmigrasi Sumatera dan Kalimantan yang memiliki tanah asam sulfat6. Kedudukan tanaman kacang tunggak dalam tatanama (taksonomi) tumbuhan diklsifikasikan sebagai berikut :
            Kingdom                    : Plantarum
            Phyllum                     : Spermatophyta
            Kelas                          : Angiospermae
            Subkelas                   : Dicotyledone
            Ordo                           : Leguminales
            Famili                         : Leguminoceae ( Papilionaceae)
            Genus                        : Vigna
            Spesies                      : Vigna unguiculata (L.) Walp. 6
Kacang tunggak biasa juga disebut kacang tolo ( Jawa ) atau kacang dadap atau kacang sapu2. Tanaman berbatang pendek ini hampir bisa dikatakan tidak membelit, karena hanya bagian ujung saja yang membelit. Batangnya pendek dan berbuku-buku6. Tanaman ini juga tidak pernah diberi lanjaran3. Kacang tunggak memiliki ciri polongnya tegak ke atas dan kaku6. Daunnya berwarna hijau dan agak kasar, berbuah pendek kurang lebih 10cm. Buahnya berwarna hijau dan kaku. Bentuk biji bulat panjang agak pipih dengan ujung yang agak lonjong. Ukuran bijinya antara 4-6mm x 7-8mm dan bijinya berwarna kuning kecoklat-coklatan3. Akar tanaman kacang tunggak menyebar pada kedalaman tanah anatar 30-60cm6.
Kacang tunggak mengandung gizi cukup tinggi yang komposisinya secara lengkap  sebagai berikut :
No.
Kandungan Gizi
Proporsi (banyaknya)
1
Kalori
342,00 kal
2
Protein
22,90 g
3
Lemak
1,40 g
4
Karbohidrat
61,60 g
5
Fosfor
449,00 mg
6
Zat Besi
6,50 mg
7
Vitamin A
30,00 SI
8
Vitamin B1
0,92mg
9
Vitamin C
2,00 mg
10
Air
11,00 mg
11
Kalsium
77,00 mg
12
Bagian yang dapat dimakan
100,00%
            Sumber : Direktorat Gizi Depkes RI (1981) 6
Sifat-Sifat unggul kacang tunggak dibanding dengan kacang-kacangan jenis lain adalah sebagai berikut6 :
*                  Mudah dibudidayakan
*                  Toleran terhadap kekeringan
*                  Cepat menghasilkan
*                  Tahan terhadap hama dan penyakit
*                  Dapat digunakan sebagai pemenuh kebutuhan akan kacang-kacangan
Program pangan nasional mengarahkan kacang-kacangan sebagai sumber protein nabati yang semakin penting di masa yang akan datang, dalam kaitannya dengan usaha mengatasi masalah kurang gizi pada masyarakat. Khadiran kacang tunggak penting bagi program penganekaragaman (diversifikasi) pangan. Kacang tunggak dapat dimanfaatkan dalam industri pangan. Kacang tunggak dapat dimanfaatkan dalam industri makanan, misalnya makanan bayi, kue kering dan industri pakan ternak. 6

b.    Kacang Uci ( Vigna umbellata (Thunb.)Ohwi & Ohashi )
Kacang ini juga biasa dikenal dengan nama kacang endel. Kacang jenis ini sebenarnya tidak termasuk di dalam suku Vigna sp, tetapi termasuk dalam suku Phaseolus calcaratus, Roxb .Kacang ini bersifat setengah membelit tetapi tidak pernah diberi lanjaran. Bijinya kecil berbentuk bulat panjang , warnanya bermacam-macam ( merah, hijau, hitam dan lain-lain). Besar biji antara 1,5-2 mm x 5-6mm. Daunnya agak kasar dan kaku seperti kacang dadap3.
c.    Kacang hybrida (Vigna sinensis ssp.hybridus L.)
 Kacang hybrida juga dikenal dengan nama “bush sitao” dan “kacang harapan”. Lacang ini merupakan hasil persilangan antara kacang lanjaran dan kacang tunggak. Batang tanaman cukup kuat dan cukup kuat dengan buah yang panjang-panjang5. Tanaman ini tidak membelit sehingga tidak perlu diberi lanjaran. Buahnya panjang-panjang (antara 25-40 cm) dan bentuknya menyerup1. Bentuk dan ukuran bijinya bervariasi, berada di antar biji kacang panjang lanjaran biasa dengan kacang tunggak. Keunggulan kacang jenis ini adalah tahan terhadap kekeringan , sehingga cocok ditanam pada daerah yang beriklim kering dan baik pula jika ditanam pada musim kemarau5. Karena tidak begitu banyak membutuhkan sinar matahari, “bush sitao” sangat baik ditanam diantara tanaman sebagai tanaman sela atau tumpangsari1.

                        VARIETAS ATAU KULTIVAR KACANG PANJANG
1.            Kacang panjang tipe merambat atau menjalar
Adapun, kacang panjang varietas unggul yang telah dilepas oleh Menteri Pertanian adalah :
a.    Kacang panjang 1 (KP-1)
Kacang panjang dengan nomor silsilah 1019 asal Bekasi berbunga pada umur 28 hari. Batangnya berwarna hijau muda, berbentuk segi enam. Bentuk daun delta dengan ujung runcing. Tiap daun majemuk terdiri dari tiga daun . Permukaan daunnya rata, berbuku halus dan berwarna hijau tua. Bunganya berbentuk kupu-kupu dan berwarna biru muda. Polongnya berbentuk gilig langsing, warna polong muda hijau tua. Rasanya renyah dan agak manis. Bijinya berbentuk bulat dan agak gepeng dengan warna cokelat tua kadang berbelang putih.  Jumlah polong tiap tanaman 4-15 buah dengan panjang 40-75 cm dan dapa dipanen pada umur 59-79 hari1. Produksi rata-rata polong muda ini mencapai  6,2 ton per hektar. Bila panen dalam bentuk biji kering hasilnya sekitar 0,4 ton/ha. Kelebihan varietas ini adalah tahan terhadap serangan hama penggerek polong dan cendawan busuk polong namun rentan terhadap virus sapu7.
b.    Kacang panjang 2 (KP-2)
Kacang panjang dengan nomor silsilah 1018 asal Bogor ini tumbuh merambat dengan ketinggian 2 meter atau lebih  dan berbunga pada umur 30hari. Batangnya berwarna hijau muda, berbentuk segi enam. Bentuk daun delta dengan ujung runcing. Tiap daun majemuk terdiri dari tiga daun . Permukaan daunnya rata, berbuku halus dan berwarna hijau tua. Bunganya berbentuk kupu-kupu dan berwarna biru muda. Polongnya berbentuk gilig langsing, warna polong muda hijau tua. Polong yang masih muda rasanya renyah dan agak manis. Jumlah polong tiap tanaman 5-18 buah dengan panjang 30-60 cm. Panen dapat dilakukan tiap lima hari1. Panen dapat dimulai umur 45hari namun bila kacang panjang tersebut untuk sayur sebaiknya dipanen pada umur 58-80 hari.Produksi rata-rata polong muda ini mencapai 5,9 ton per hektar.Bila panen dalam bentuk biji kering hasilnya sekitar 0,5 ton/ha. Varietas ini cukup tahan terhadap serangan hama penggerek polong dan cendawan busuk polong namun rentan terhadap virus sapu7.
c.    Kacang Usus Hijau
Kacang panjang asal Banyumas ini mencapai tinggi 215-240 cm. Bentuk daun delta dengan ujung runcing. Tiap daun majemuk terdiri dari tiga daun. Permukaan daunnya rata, berbuku halus dan berwarna hijau. Bunganya berbentuk kupu-kupu dan berwarna ungu. Polongnya berbentuk gilig panjang, warna polong muda hijau tua. Rasanya renyah dan agak manis. Biji tuanya berbentuk giling panjang agak gepeng ,warnanya coklat tua. Jumlah polong tiap tanaman 10-20 buah dengan panjang 50-75 cm dan dapat mulai dipanen mulai umur 58 hari. Produksi rata-rata polong muda ini mencapai 12,5-15 ton per hektar. Kelebihan varietas ini adalah agak tahan terhadap penyakit sapu dan tahan terhadap hama penggerek polong1.

Ada beberapa macam kultivar kacang panjang yang ditanam di Indonesia, antara lain sebagai berikut :
            -Lokal Subang
Polongnya berwarnba hijau muda keputihan. Panjang rata-ratanya 39cm dan jumlah polong per tanaman 59 buah. Polong muda agak renyah dan rasanya agak hambar3.
            -Super Subang
Jumlah polong tiap tanaman skitar 47 buah dengan panjang rata-rata 59cm. Warna polongnya hijau muda keputihan. Polongnya renyah dan berasa agak hambar3.
            -Usus Hijau Subang
Polongnya berwarna hijau tua dengan panjang rata-rata 48cm. Rasa polong agak manis dan agak renyah3.
            -Gunhonde
Kultivar ini berasal dari Belanda. Warna polongnya hijau keputihandengan panjang 47cm. Rasa polong agak manis dan jumlah polong tiap tanaman mencapai 72 buah3.
            -Tenderlong
Berasal dari Filipina dan warna polongnya hijau keputihan. Rasanya manis dan agak renyah. Panjang polong rata-rata 46cm3.
-Chianghai
Kultivar ini berasal dari Thailand dan warna polongnya hijau muda dengan panjang 49cm. Polongnya renyah dengan rasa agak hambar3.
           
-Busitou
Kacang ini merupakan kacang panjang jenis hibrida yang diperoleh dari hasil persilangan antara kacang panjang dengan kacang tunggak. Tanaman ini bercabang banyak dan tumbuh rindang. Polongnya cukup panjang (24-31cm), menyerupai kacang panjang lanjaran.Polong busitou pada umumnya tumbuh pada ruas batang ke 1-4 di atas tanah. Pada ujung batangnya tidak keluar bunga, walaupun ruasnya panjang dan berdaun sedikit. Tanaman mulai bebrbunga pada umur 42-45 hari. Ujung batang kadang membelit sehingga perlu dipangkas. Tanaman ini batanngnya tegak dan tidak perlu lanjaran. Jenis ini toleran pada tanah asam dan baik ditanam di lahan kering3.
            Selain yang  telah disebutkan di atas masih ada beberapa kulitivar lain diantaranya adalah : lokal Purwokerto, Cikole, Bojong, Super Cisadane termasuk galur-galur hasil penelitian di Balai Penelitian Hortikultura (Balithor) Lembang2.
            Perusahaan benih di dalam maupun di luar negeri telah mulai tertarik untuk memproduksi benih kacang panjang. Misalnya saja PT. East-West Seed Indonesia memiliki varietas Merdeka, Saiman, dan Maju. Sementara perusahaan benih luar negeri seperti Known You Seed Taiwan memperkenalkan varietas Green Pod Kaohsiung, Green Arrow, Purple Mart, White Silk dan Milady2.
            -Green Pod Kaohsiung
Karakterikstik  Green Pod Kaohsiung  adalah tahan panas dfan lembab, produksinya tinggi, polong berwarna hijau, panjang polong 45cm. Lurus, ramping dan bulat. Di samping itu, daging polong mudanya cukup tebal dan berat 100 biji kurang lebih sekitar 12 gram2.

            -Green Arrow
Varietas Green Arrow hampir serupa dengan Green Pod Kaoshiung, hanya saja umurnya relatif genjah (pendek). Ukuran polong panjangnya 50cm, dan berat 100 biji kurang lebih 150gram2.
            -Purple Mart
Varietas Purple Mart panjang polongnya 40-50cm dan berwarna kemerah-merahan2.
            -Milady
Varietas Milady panjang pollongnya dapat mencapai 60-70cm. Dan warna polongnya kehijau-hijauan2.
            -White Silk
Varietas White Silk memiliki kelebuihan produksinya tinggi,umur pendek dan tahan terhadap virus2.
Perusahaan benih luar negeri lainnya, seperti Sakata Seed Jepang telah merakit varietas “ Orient Wonder” . Takii Seed Jepang memiliki varietas Extra Long Red Seeded, dan Extra Long Black Seeded.Perusahaan Chia Tai Seed Thailand memperkenalkan varietas RW 24 dan Hijau Super2.
            -Orient Wonder
Varietas Orient Wonder memiliki ciri-ciri panjang (tinggi ) tanaman 3-4 m, panjang polong 40-50cm,dan berwarna hijau segar2.
            -Extra Long Red Seeded
Varietas Extra Long Red Seeded  panjang polongnya antara 30-40cm2.

            - Extra Long Black Seeded
Varietas Extra Long Black Seeded panjang polongnya antara 35-40cm2.


Tabel 2 Sifat agronomis beberapa varietas kacang panjang (merambat)
Varietas
Umur mulai berbunga (hari)
Umur mulai panen
Jumlah kali panen
Tipe pertumbuhan
Warna polong
Panjang polong (cm)
Purwokerto
33
42
15
MT
Hijau
30
KP-2 Aceh
37
43
15
MT
Hijau
35
No. 1949 Cikole
33
42
14
MT
Hijau
40
Super Subang
33
40
16
MT
Hijau
40
Usus Hijau






     Subang
34
42
15
MT
Hijau
38
Subang
36
42
15
MT
Hijau
37
Keterangan : MT (Merambat)
Sumber : Budi Jaya, dkk (1990) 2
2.            Kacang panjang tipe tegak (tidak merambat)
Dari kelompok kacang panjang tipe tegak (tidak merambat) baru kacang tunggak dan busitou yang sudah banyak varietas atau galurnya. Berdasarkan hasil penelitian Balithor Lembang, kini telah dilepas (dirilis) tiga varietas kacang tunggak unggul, yaitu KT1, KT2, dan KT32. Penelitian dan pengembangan kacang tunggak antara lain bertujuan untuk menghasilkan varietas unggul, yaitu varietas yang menghasilkan daya hasil tinggi, berumur pendek (genjah) dan toleran terhadap penyakit bercak daun serta virus CMVV ( Cowpea Mild Mottle Virus). Perbaikan varietas kacang tunggak dilakukan dengan melalui persilangan, seleksi dan evaluasi terhadap varietas introduksi maupun varietas lokal6.
Plasma nutfah kacang tunggak yang dikoleksi oleh Badan Penelitian Tanaman Pangan (Balittan) Malang mencapai  lebih dari 114 varietas atau galur. Naqmun kacang tunggak yang tergolong unggul masih sedikit, yaitu varietas KT-1, KT-2, KT-3, KT-4, KT-5 dan Nagara.Deskripsi beberapa varietas unggul kacang tunggak disajikan sebagai berikut6 :
1.    Varietas KT-1
Asal                            : Introduksi dari IITA Nigeria
Nomor silsilah                      : Tv x 2907-02 D
Umur tanaman         : Mulai berbunga 42 hari ; Polong masak 67 hari ;Panen      77hari
Tinggi tanaman                    : 35-65 cm
Bentuk tanaman      : Pendej, kadang-kadang bersulur,tanpa lanjaran
Warna batang                       : Hijau
Bentuk Daun                        : Segitiga delta, ujung runcing,bersususun tiga.
Warna Daun             : Hijau
Bentuk bunga                      : Kupu0kupu
Warna bunga                       : Ungu keputih-putihan
Bentuk polong                      : Gilig, Kaku
Warna polong tua    :Cokelat
Jumlah polong/tanaman: 10-45 buah
Panjang polong                   : 18,2 cm
Kedudukan polong :horizontal-tegak
Bentuk biji                 : Agak lonjong
Warna biji                  : Cokelat kekuning-kuningan
Berat100 biji              : ± 12,5 g
Kandungan protein : 22,5 %
Hasil                           :2,1 ton biji kering / ha
Ketahanan                : Agak tahan terhadap Fusarium phaseoli
Kepekaan      : Agak peka terhadap ulat penggerek polong ( Meruca testulatis )
Keterangan               : Baik ditanam pada ketinggian dibawah 500 m dpl. 6
2.    Varietas KT-2
Nomor silsilah                      : EG ##2
Umur tanaman         : Mulai berbunga 40-45hari; polong masak 57hari, panen 65-70hari
Bentuk tanaman      : pendek, kadang-kadang bersulur
Warna batang                       : Hijau
Bentuk polong                      : Kaku dan sukar pecah
Warna polong tua    : Cokelat muda
Jumlah polong/tanaman: 12-15 buah
Panjang polong                   : 15-19 cm
Bentuk biji                 : Persegi
Warna biji                  : Cokelat keabu-abuan
Berat100 biji              : 120-150 g
Kandungan protein : 20,5 %
Hasil                           : 0,9 ton-2,0 ton/ha
Keterangan   : Tahan terhadap hama penggerek polong dan serangga gudang ( Callosobruchus sp.), cocok ditanam di lahan asam, lahan kering, lahan beradi dataran rendah sampai ketinggian 1500 m dpl. 6
3.    Varietas KT-3
Nomor silsilah                      : BS 6
Umur tanaman         : Mulai berbunga 40-45 hari; Polong masuk 57hari; Panen 60-65 hari
Bentuk tanaman      : Pendek, kadang-kadang bersulur
Bentuk daun             : Segitiga delta, ujung runcing, bersusun tiga
Bentuk polong                      : Seperti kacang panjang dan sukar pecah
Warna polong tua    : Hijau muda
Jumlah polong/tanaman: 12-14 buah
Panjang polong                   : 18-22cm
Kedudukan polong : Terkulai
Warna biji                  : Putih
Berat 1000 biji                       : 150-180 g
Kandungan protein : 21,5 %
Hasil                           : 1,5 ton biji kering/ha
Ketahanan                : Agak tahan terhadap Fusarium phaseoli
Keterangan   : Agak tahan terhadap hama Brunchus dan penggerek polong, dapat ditanam dilahan sawah tanpa olah tanah, serta tergolong toleran terhadap penyakit karat dan bercak daun. 6
4.    Varietas Nagara
Asal    : Nagara, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan
Umur tanaman         : mulai berbunga 35-40hari; polong masak 55-60hari; panen ±60hari
Tinggi tanaman                    : 160cm
Tipe tumbuh             : Intermediate
Bentuk batang                      : Bersegi
Permukaan batang : Beralur sedikit
Warna Batang                      : Hijau
Bentuk Daun                        : Segitiga delta, ujung runcing, bersusun tiga
Permukaan Daun                : Licin
Bentuk bunga                      : Kupu-kupu
Warna bunga                       : Kuning waktu kuncup dan putih waktu mekar
Warna polong muda           : Hijau dengan ujung ungu kemerah-merahan
Warna polong tua                : Putih kecoklatan(krem)
Jumlah polong/tangkai       : 2-3 buah
Panjang polong                   :15-20cm
Kedudukan polong             : Terkulai
Bentuk biji                             : Bulat panjang agak pipih (gepeng)
Jumlah biji/polong               : 6-18 butir
Warna biji tua                       : Putih kecoklatan
Hillum                                                : Cokelat tua
Berat100 biji                          : 142,46 g
Kandungan protein             : 22,7%-27,0%
Hasil                                       : 1,5 – 1,8 ton/ha
Ketahanan                            : -
Keterangan                           : Cocok dikembangkan di lahan kering dan lahan lebak di Kalimantan maupun di luar Kalimantan6.
            Varietas lainnya, yaitu KT-4 (CES 41-6) dan KT-5(IT 82E-16)masing-masing berdaya hasil 1,19ton/ha dan 1,26 ton/ha di Sumbawa.Kriteria kacang tunggak varietas unggul adalahberdaya hasil tinggi (lebih dari 1ton biji kering/ha), berumur pendek/genjah(55-65 hari),tahan terhadap hama (bercak daun dan CMVV), serta toleran terhadap kekeringan6.
            Agak berbeda dengan kacang tunggak, kacang busitou (kacang hibrida) sampai saat ini belum banyak varietas unggul yang dilepas. Berdasarkan hasil-hasil penelitiandi Balithor Lembang, baru ditemukan  tujuh nomor galur kacang hibrida( busitou) yang memiliki potensi keunggulan. Namun masih perlu penelitian lebih lanjut2. Karakteristik ketujuh nomor galur kacang hibrida yaitu :
Varietas atau Nomor Galur
Berat polong muda (ton/ha)
Panjang polong (cm)
·                     No. 10/a
3,31
26,4
·                     No. 12/a
3,39
28,1
·                     No. 13/a
2,68
30,7
·                     No.14/a
3,22
28,2
·                     No. 17/a
5,47
31,5
·                     No. 18/a
3,38
25,6
·                     No. EG BS/2
5,82
24,0
Sumber : Warta Litbang Pertanian (1985)2
            Kacang hibrida merupakan hasil silangan kacang tunggak varietas lokal No. 1259 x kacang panjang lokal No.1019 yang dirintis tahun 1973 di Puslitbang Hortikultura Pasar Minggu Jakarta.


Keunggulan kacang hibrida antara lain2 :
*                  Dapat ditanam sebagai tanaman tumpang sari (tahan lindungan)
*                  Daya hasilnya berimbang dengan kacang panjang lanjaran biasa, yakni antara 4-5 ton polong muda/hektar.
*                  Letak buah (polong) berkumpul pada ruas ke-1 sampai ke-4, sehingga tidak memerlukan turus / lanjaran.
Galur-galur yang telah diketahui keunggulannya antara lain kacanghibrida N0.14/a/7/1 dan No.24/a/7/1 yang daya hasilnya masing-masing 4,63 ton/ha dan 5,95 ton/ha. Alternatif pilihan kedua adalah No.18/a/11/8 dan No.17/a/11/2 yang daya hasilnya masing-masing 4,45 ton/ha dan 4,17 ton/ha 2.
SYARAT – SYARAT TUMBUH
            Pertumbuhan dan perkembangan tanaman tidak terlepas dari faktor lingkungan. Faktor lingkungan itu meliputi iklim dan jenis tanah. Seetiap tanaman menghendaki keadaan lingkungan yang sesuai untuk pertumbuhannya. Pada kondisi lingkungan yang sesuai,tanaman kacang panjang dapat tumbuh dengan baik dan berproduksi tinggi. Oleh karena itu sebelum membudidayakan tanaman tersebut perlu diketahui dulu syarat-syarat ekologi tumbuhnya3.
1.    IKLIM
Unsur-unsur iklim yang perlu diperhatikan dalam pertumbuhan tanaman antara lain ketinggian tempat, sinar matahari dan curah hujan3.
Kacang panjang dapat tumbuhan di dataran rendah maupun dataran tinggi dengan ketinggiann antara 0-1500 m dari permukaan laut (dpl). Kacang panjang  biasanya digolongkan dalam sayuran dataran rendah sebab tanaman ini tumbuh lebih baik dan banyak diusahakan di dataran rendah pada ketinggian kurang dari 600 m dpl3.
Ketinggian tempat berkaitan erat dengan suhu yang merupakan faktor penting bagi tanaman. Setiap kenaikan ketinggiantempat 100 m dpl, suhu turun 0,5°C. Temperatur harian yang sesuai adalah sekitar 18-32°C dengan suhu optimum 25°C3.
Kacang panjang dapat ditanam sepanjang musim, baik musim kemarau maupun musim penghujan. Waktu bertanam yang baik adalah pada awal atau akhir musim hujan. Tanaman kacang panjang membutuhkan curah hujab sekitar 600-2000mm/tahun3.
Tanaman ini membutuhkan banyak sinar matahari. Lahan yang terbuka di dataran rendah lebih disukai, sedangkan bila ternaungi produksinya kurang memuaskan3.

2.    TANAH
Tanah yang subur dan gembur diperlukan oleh tanaman kacang panjang. Agar dapat tumbuh dengan baik maka tanaman ini memerlukan tanah yang subur, banyak mengandung bahan organik,dan cukup mengandung air. Selain itu, drainase yang baik diperlukan karena kacang panjang peka terhadap genangan air. Lahan yang ditanami kacang panjang dapat berupa tanah pekarangan, sawah, atau tegalan3.
Jenis tanah yang paling baikuntuk tanaman ini adalah tanah bertekstur liat berpasir. Kacang-kacangan peka terhadap alkalin atau keasaman tanah yang tinggi. Untuk pertumbuhan yang optimal diperlukan derajat keasaman (pH) tanah antara 5,5 -6,5. Tanah yang terlalu asam dengan pH dibawah 5,5 dapat menyebabkan tanaman tumbuh kerdilkarena teracuni garam alumunium (Al) yang larut dalam tanah. Untuk mengatasi hal ini perlu dilakukan pengapuran3.
Hasil beberapa kultivar pada tanah yang berbeda8:
Kultivar
Hasil buah segar selama 12 minggu
Tanah mineral
Tanah Gambut
Rata-rata
Ul.1
Ul.2
Ul.3
Ul.4
Ul.5
Kacang panjang lokal
33,8
37,7
25,7
25,0
18,0
26,8
Snake Bean (Yates)
38,7
40,7
-
-
-
35,7
Black-tip Long (Taiwan)
27,3
34,3
12,3
14,8
8,8
19,5
Yardlong (Takii)
-
-
16,6
19,2
15,2
17,0
 Sumber : Agronomy and horticulture report, 1975-76, Brunei 8
                        BUDI DAYA
            Kacang panjang merupakan salah satu jenis sayuran yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Tanaman sayur ini mudah dibudidayakan. Kacang panjang tidak memiliki tempat khusus untuk pertumbuhannya, dapat diusahakan hampir pada setiap jenis tanah. Akan tetapi, untuk mendapatkan hasil yang memuaskan penanaman lebih baik dilakukan pda lahan yang sesuai dengan kebutuhan ekologi tanaman tersebut.
            Dalam membudidayakan tanaman sayuran ada beberapa faktor yang perlu mendapat perhatian agar produksi yang diharapkan dapat tercapai. Faktor-faktor tersebut antara lain penggunaan bibit unggul, pengolahan tanah, pengairan, pemupukan, serta pengendalian hama dan penyakit3.
1.Benih
Kacang panjang dikembangbiakan dengan menggunakan biji atau benihUntuk mendapatkan hasil yang baik perlu ipilih benih yang unggul.Benih unggul adalah benih bermutu tinggin yangbmenjadi faktor penentu tinggi rendahnya produksi tanaman 3. Benih dikatakan bermutu apabila :
ü    Tidak cacat / utuh
ü    Tidak mengandung campuran dengan biji atau benda lain
ü    Mempunyai daya kecambah lebih dari 80℅dan cepat tumbuh serta
ü    Bebas dari hama dan penyakit2
Kebutuhan benih :
Ø    Kacang lanjaran :    15-20kg/ha
Ø    Kacang tunggak      :    20-25 kg/ha
Ø    Kacang harapan      :    ±30kg/ha
Ø    Kacang uci    :   ±12kg/ha5

A.   Membeli benih
Benih kacang panjang dapat diperoleh dengan cara membeli di toko sarana peralatan atau dari petani lain1. Benih bermutu baik akan menunjang keberhasilan produksi tanaman. Bila membeli benih pilihlah benih yang bermutu baik dari varietas yang unggul, misalnya varietas KP1, KP2, dan usus hijau. Sebaiknya digunakan benih bersertifikat yaitu benih yang diproduksi melalui sistem sertifikasi dan telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Sertifikasi benih dilakukan oleh Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSP) 3.
             Tujuan dari sertifikasi benih yaitu memelihara kemurnian dan mutut benih dari varietas unggul serta menyediakan untuk petani. Untuk memperoleh sertifikat benih, penangkar atau produsen benih harus mengikuti persyaratan yang berlaku di BPSP, Dalm sertifikasi benih ada beberapara tahapan yang meliputi permoohonan sertifikasi, pemerikasaan lapangan, pengambilan cotoh benih, pengujian benih di laboratorium, dan pengawasan pemasangan label benih bersertifikat. Hasil pengujian laboratorium yang dicantumkan pada label yaitu nama varietas, kadar air, kemurnian benih, daya kecambah benih3.
              Benih kacang panjang yang dijual di toko sarana pertanian sebagian besar merupakan produksi dalam negeri, tetapi ada pula benih impor. Bentuk kemasan benih tersebut bervariasi. Ada yang menggunakan plastik, kertas alumunium dan kaleng. Pada kemasan benih biasanya dicantumkan tanggal kadaluwarsanya. Setelah melewati waktu tersebut daya kecambah benih akan menurun. Oleh karena itu tanggal kadaluwarsa penting diperhatikan3.
            Seleksi tanaman ini dilakukan untuk mendapatkan benih yang baik mutunya. Dalam memproduksi benih tidak semua polong yang terbentuk dijadikan benih. Akan tetapi, sebagian polong dipetik dan dikonsumsi. Polong yang baik dibiarkan sampai tua dan kulitnya berwarna kuning, tetapi jangan sampai terlalu kering3.
Biji yang diperoleh dijemur sampai kering selama 3 hari dengan sinar matahari. Bila panas matahari terlalu terik diperlukan naungan untuk mencegah pengeringan yang berlebihan dan retaknya kulit benih. Biji yang terdapat di bagian ujung polong sebaiknya tidak digunakan sebagai benih3.
Benih yang sudah kering kemudian disortasi. Buanglah benih yang cacat, keriput, dan kotor. Setelah itu, benih disimpan dalam wadah plastik atau kaleng yang rapat dan kering. Benih kacang panjang tahan disimpan selama 1-2 tahun. Kondisi penyimapanan benih yang kurang bail akan cepat menurunkan daya tumbuh benih3.
Benih kacang panjang yang disimpan sering dirusak oleh hama gudang. Oleh karena itu, sebelum disimpan sebaiknya benih diberi perlakuan dengan menggunakan pestisida Sevin sebnyak 1gram untuk tiap kg benih.Tanaman kacang panjang mampu menghasilkan biji kering rata-rata 400-800kg3.
A.Panen
            Seperti sifat sayuran pada umumnya, kacang panjang merupakan komoditi yang tidak tahan lama, mudah membusuk, dan cepat menurun mutunya. Penanganan panen dan yang baik akan mempengaruhi hasil produksi yang tinggi dengan mutu yang baik pula. Dalam pemanenan ada beberapa hal yang harus diperhatikan, antara lain umur panen dan cara panen3.
            1.Umur panen
Tanaman kacang panjang akan berbunga pada umur 30hari. Setelah umur 35 hari sebagian besar tanaman sudah berbunga. Pada saat itu pembentukan dan pengisian polong mulai berlangsung. Pada umumnya pemanenan polong muda kacang panjang pertama kali dapat dilakukan setelah berumur 45 hari. Umur pemanenan kacang panjang tergantung pada varietas, musim dan tinggi rendahnya daerah penanaman. Polong muda kacang panjang sudah dapat dipanen sesudah terisi penuh dan warna polongnya hijau merata sampai hijau keputihan. Polong yang muda mudah dipatahkan. Semakin tua polong akan semakin liat, berserat dan warnanya menguning. Oleh karena itu, sebaiknya pemanenan jangan sampai terlambat. Polong yang terlambat dipanen kurang baik untuk disayur dan tidak dapat dipasarkan3.


 Mutu kacang panjang antara lain ditentukan oleh :
@    Ukuran panjang polong
@    Keadaan serat polong
@    Rasa polong muda
@    Kesegaran3

Pemanenan kacang panjang umumnya dilakukan pada pagi hari. Setelah dipanen biasanya kacang panjang langsung dipasarkan pada siang hari. Kacang panjang tidak dipanen sekaligus, tetapi dilakukan secara bertahap. Untuk mendapatkan kacang panjang segar yang berkualitas baik, polong harus dipanen dengan selang waktu tiga hari sekali. Setelah tanaman berumur sekitar 3-3,5 bulan pemanenan dihentikan, pada saat itu biasanya buah sudah3.

            2. Cara Panen
Pemanenan kacang panjang dilakukan dengan cara dipetik. Cara pemetikan yaitu dengan memutar bagian pangkal polong agar polong terlepas sekuruhnya dan tidak menimbulkan luka yang besar. Panen dengan meninggalkan sedikit polong dapat menyebabkan terhambatnya pembentukan polong baru karena menunggu polong yang tersisa menua atau rontok. Hal ini karena disebabkan zat-zat makanan masih dimanfaatkan oleh sisa polong tadi. Sebaliknya panen dengan memutar hingga seluruh polong terlepas dari tangkainya dapat merangsang pembentukan buah baru lebih cepat3.
Cara panen dengan memetik dibagian pangkal polong dapat meningkatkan hasil sampai 25 persen. Apabila panen dilakukan menyisakan sedikit polong pada tiap pangkal  akan menghasilkan 2-4 buah. Namun bila seluruh polong dipetik tanaman mampu menghasilkan 4-6 polong tiap tangkai.Selain dimanfaatkan polongnya kacang panjang juga dipetik daun mudanya untuk dijual. Namun jarang petani melakukannya karena akan menurunkan kualitas hasil polongnya. Daun-daun sisa tanaman ini dapat dimanfaatkan untuk membuat kompos, pupuk hijau, atau pakan ternak3.

B. Pasca panen

            Kegiatan pasca panen bertujuan agar sayuran yang telah dipanen terlindung dari kerusakan fisik dan kebusukan. Dengan demikian, mutu sayuran yang akan dipasarkan tetap baik. Sampai saat ini kacang panjang belum diolah atau diawetkan untuk jangka waktu lama. Kacang panjang banyak dikonsumsi dalam keadaan segar3.
            Penanganan pascapanen untuk kacang panjang antara lain sortasi, pengemasan, dan pengangkutan3.
           
a.    Sortasi
Tidak semua sayuran yang telah dipanen layak untuk dijual maupun dikonsumsi. Oleh karena itu, perlu diadakan sortasi atau pemilahan berdasarkan kualitas dan keseragaman. Polong kacang panjang antara yang baik dan yang cacat. Polong yang cacat, berbintik hitam, berlubang atau busuk disisihkan. Untuk pasar tradisonal, sortasi kurang diperhatikan karena pasar tradisional tidak menuntut keseragaman mutu yang baik. Lain halnya dengan pasar swalayan yang menghendaki prosuk yang seragam dan baik mutunya3.

b.    Pengemasan
Setelah diikat sayuran langsung disusun, penyusunan diatur agar tidak terlalu padat karena akan merusak sayuran. Sebaiknya kacang panjang dikemas dalam peti, keranjang bambu, atau plastik agar tidak cepat rusak3.

c.    Pengangkutan
Untuk pemasaran jarak jauhdiusahakan sayuran terlindung dari sinar matahari dan hujan agar tidak cepat layu atau busuk3.

KHASIAT KACANG PANJANG
Kacang panjang mengandung betakaroten, klorofil, vitamin B1 dan B2, protein, tiamin, riboflavin, fosfor, zat besi, serat, dan pektin. Sayuran ini berguna untuk mengendalikan kadar gula darah, mengatasi hipertensi, memperkecil resiko stroke, serangan jantung, mengatasi sembelit, dan meningkatkan fungsi organ pencernaan. Selain itu, ia juga memiliki sifat diuretic (peluruh kencing) tingkat sedang. Dengan mengkonsumsinya secara rutin diyakinin dapat membantu melancarkan buang air kecil9.
Di beberapa negara, kacang panjang digunakan untuk mengobati rematik, arthritis, dan gangguan saluran kemih. Juga untuk menjaga kulit dari gangguan jerawat, membantu pemulihan lukar bakar, mengatasi diare, eksim, gangguan ginjal, dan gatal-gatal. Bagi yang berresiko terkena kanker payudara dan leukimia dapat memanfaatkan sayuran ini karena ia mengandung zat antikanker. Selain itu terdapat pula kandungan zat antioksidan, antivirus, dan antibakteri. Ia juga dapat meningkatkan fungsi sel darah merah, menyembuhkan beri-beri, mengatasi sakit pinggang, dan kurang darah9.
Tidak hanya buah, yang bisa memberikan manfaat. Daun kacang panjang, ternyata juga memberikan banyak khasiat. Di mana untuk meluruhkan air seni, bisa diambil 50 gram daun segar kacang panjang. Bahan-bahan itu kemudian dicuci bersih. Kemudian direbus dengan dua gelas air sekitar 30 menit. Setelah dingin, airnya disaring dan diminum dua kali sehari, pada pagi dan sore hari10.
Menurut penelitian lainnya, kacang panjang juga oke untuk menghancurkan batu ginjal. Selain itu, juga bisa mencegah kelainan `antibodi, meningkatkan fungsi limpa, meningkatkan penyatuan DNA dan RNA, meningkatkan fungsi sel darah merah, beri-beri, demam berdarah, kurang darah, sakit pinggang, rematik, pembengkakan, meningkatkan nafsu makan, dan sukar buang air besar11 .
Kacang panjang juga mengandung lignin yang mempunyai kemampuan antikanker, antibakteri, dan antivirus. Lignin pada kacang panjang akan diubah oleh flora usus menjadi enterolactone dan enterodiol yang mencegah serangan kanker. Selain lignin, kandungan klorofil dalam kacang panjang juga berfungsi sebagai antioksidan dan antikanker12.
            Kandungan klorofil dalam kacang panjang dapat disamakan fungsinya dengan heme dari molekul hemoglobin sel darah merah, yaitu mendorong produksi hemoglobin dan sel darahnerah serta mengurangi keluarnya darah saat menstruasi. Oleh sebab itu, mengonsumsi kacang panjang dalam jumlah banyak secara kontinue dapat mencegah anemia12.
            Seperti yang kita ketahui bahwasanya manfaat klorofil pada zat warna hijau di kacang panjang antara lain 13:
©                  Berumur panjang ( manusia memiliki kesehatan yang lebih baik karena komposisi zat gizi seimbang). 13
©                  Antioksidan dan Antikanker (penghancur radikal bebas). 13
©                  Desifektan dan antibiotik (menguatkan sel-sel, melepaskan zat racun dari hati dan aliran darah, serta secara kimiawi menetralisasi polutan-polutan) 13
©                  Penguat dan penenang otak alami (kadar asam nukleat dan asam amino pada klorofil dapat memenuhi kebutuhan otak akan protein, terutama neuropeptida ) 13
©                  Pemberi energi (kemampuan klorofil dalam menyintesis oksigen dan karbohidrat sehingga merupakan penghasil energi bagi tubuh) 13
©                  Pembentuk sel darah merah (klorofil memiliki kemiripan struktur hemoglobin dalam darah yaitu atom sentral besi (Fe2+) pada hemoglobin diganti dengan Magnesium (Mg2+) pada klorofil. Kemiripan ini menimbulkan kemiripan fungsi). 13
©                  Membantu sistem imunitas ( merangsang produksi sel-sel darah putih). 13
CARA PEMANFAATAN KACANG PANJANG
Untuk meluruhkan air seni, ambil 50 gram daun segar kacang panjang. Cuci bersih lalu rebus dengan dua gelas air sekitar 30 menit. Setelah dingin, saring airnya, lalu minum dua kali sehari pada pagi dan sore hari9.
Untuk pengindap sakit pinggang, gunakan 200 gram biji kacang panjang, 200 gram jahe, dan 25 gram kencur. Semua bahan kemudian direbus dengan 500 cc air, hingga tersisa sekitar 200 cc. Setelah itu airnya disaring, kemudian diminum9.
Bagi yang banyak aktivitas, kacang panjang bisa digunakan untuk meningkatkan stamina dan mengatasi penyakit cepat lelah. Ambillah 100 gram kacang panjang, ditambah dengan lima buah angco yang dibuang bijinya, serta 25 gram kencur.Semua bahan kemudian direbus dengan 600 cc air. Lalu biarkan hingga tersisa 200 cc. Setelah itu, airnya disaring, ditambah madu secukupnya, dan airnya bisa langsung diminum10.
Khusus penderita anemia atau kurang darah, segeralah ambil 200 gram kacang panjang, dengan ditambah 100 gram anggur dan hati ayam secukupnya. Bahan-bahan kemudian dimasak sesuai selera. Makan teratur, bisa mempercepat tercapainya hasil9.
Untuk yang menderita pembengkakan, sediakan 200 gram kacang panjang + 20 gram bawang putih + gula merah secukupnya. Bahan-bahan dimasak menjadi sup, dan dimakan secara teratur10.
Bagi yang menderita batu ginjal, ambil 200 gram kacang panjang + 200 gram asparagus. Semua bahan diblender dengan air secukupnya, hingga tertampung 200 cc. Kemudian direbus, hingga mendidih dan airnya diminum hangat-hangat10.
Bagi yang ingin meningkatkan nafsu makan, segeralah ambil 100 gram kacang panjang + 40 gram temulawak + 3 buah kiam boi/sun boi direbus dengan air secukupnya. Hasilnya di saring, lalu airnya ditambakan madu secukupnya dan diminum10.
Bagi penderita sembelit, adakan 200 gram kacang panjang + 100 gram daun ubi jalar dimasak sesuai selera, dan dimakan secara teratur. Untuk antikanker, sediakan kacang panjang + buncis + brokoli + wortel masing-masing secukupnya. Kemudian dimasak menjadi tumisan, dengan ditambah bumbu-bumbu hingga matang dan dimakan secara teratur10.
Untuk mengembalikan rambut dari kerontokkan, ambil segenggam daun kacang panjang yang masih muda. Kemudian dicuci hingga bersih, dan tumbuk. Kemudian tambahkan dua sendok makan minyak kastroli, kemudian remas-remas. Hasilnya kemudian dioleskan pada kulit kepala sambil dipijat. Agar tidak mengotori tempat, bungkus rambut dengan handuk atau lainnya, dan biarkan semalaman. Supaya tidak terlalu merepotkan, sebaiknya cara ini dilakukan menjelang tidur. Paginya, rambut dibilas dan dikeramas sampai bersih10.
Terakhir, untuk mendapatkan kulit payudara yang halus dan kencang, ambil biji kacang panjang, tumbuk halus dan ambil sarinya. Lalu balurkan pada payudara selama dua kali seminggu secara rutin9.
ANEKA OLAHAN KACANG PANJANG
Kacang panjang biasa dibuat lalapan masak dan aneka sayur.Kriteria untuk menjadi lalapan dan aneka sayuran adalah sebagai berikut :
*                      Yang dimanfaatkan sebagai lalapan adalah polong muda. Ciri-ciri visualnya adalah polong berwarna hijau, berbiji kecil dan agak mudah dipatahkan.
*                      Yang dimanfaatkan sebagai sayuran adalah polong matang (tua). Ciri-ciri visualnya adalah polong berwarna hijau agakkeputih-putihan,  berbiji bulat menyembul pada permukaan kulit polong. Dan polong tampak berisi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar